Menurutnya, kemampuan public speaking bukan hanya persoalan keberanian tampil, tetapi juga bagaimana seseorang mampu menyampaikan pesan secara terstruktur dan menarik.
“Public speaking yang baik adalah bagaimana kita membawakan acara dengan baik di hadapan orang-orang banyak,” tuturnya.
Mengenal Glossophobia
Peserta juga diperkenalkan dengan istilah glossophobia, yakni rasa takut atau kecemasan ketika harus berbicara di depan banyak orang.
Nurlina menjelaskan bahwa kemampuan tersebut tidak dapat diperoleh secara instan. Keberanian berbicara perlu dibangun melalui latihan yang dilakukan secara konsisten.
Ia mendorong siswa untuk membiasakan diri berbicara dalam berbagai kesempatan, termasuk ketika menyampaikan pendapat, mengajukan pertanyaan, memberikan ide, maupun berinteraksi dalam sebuah forum.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus membuka ruang bagi siswa untuk mengenali kemampuan yang dimilikinya.
Kuasai Materi dan Pahami Audiens
Komentar