Seputarpublik.com || JAKARTA – Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menilai komunikasi publik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih menghadapi sejumlah tantangan. Dalam Diskusi Kebangsaan yang digelar di Jakarta, Rabu (1/7/2026), FWK menekankan pentingnya penguatan empati, kepekaan terhadap kondisi masyarakat (sense of crisis), serta komunikasi yang mampu membangun kepercayaan publik.
Koordinator FWK, Raja Parlindungan Pane, menyampaikan bahwa komunikasi publik pejabat negara perlu lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam merespons berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi warga.
> "Komunikasi publik memerlukan empati. Pejabat negara perlu mendengar kesulitan yang dihadapi masyarakat. Sikap yang terkesan kurang empatik maupun defensif berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintah," ujarnya.
Diskusi tersebut dihadiri mantan Wakil Ketua Dewan Pers periode 1999–2022 Hendry Ch Bangun, Sekretaris FWK Dr. Budi Nugraha, serta sejumlah pemimpin redaksi media dan pendiri FWK, di antaranya M. Nasir, Dadang Rahmat, Umi Sjarifah, Rudy Sitompul, dan Herwan Pebriansyah.
Komentar