“Komunikasi (PDIP dan PKB) intens terus menerus dilakukan dengan berbagai latar belakang historis, yang menunjukkan kedekatan hubungan antara Ibu Megawati Soekarnoputri dan Pak Muhaimin Iskandar,” ujar Sekjen PDI Perjuangan.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat ditanya mengenai kemungkinan pertemuan itu menyebut dirinya siap.
“Siap, kita siap, yang muda pokoknya dipanggil yang tua siap saja,” kata Cak Imin di Kompleks Parlemen MPR/DPR, Jakarta, Sabtu (8/7).
Dia mengaku mendengar adanya informasi rencana pertemuan tersebut. Cak Imin menyebut tahapannya tinggal mencocokkan jadwal dengan Megawati.
Cak Imin juga menyatakan rencana pertemuan itu juga diketahui oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku partai koalisinya. Dia mengatakan Prabowo pun tidak keberatan dengan rencana pertemuannya dengan Megawati.
Gerindra dan PKB saat ini tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), yang mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sementara itu, PDI Perjuangan dan PPP saat ini secara resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden untuk maju di Pilpres 2024.
Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) mengatur pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi dari DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 yang total perolehan suara sahnya minimal 34.992.703 suara.
Komentar