Seputarpublik, Santiago – Sedikitnya 23 orang meninggal akibat kebakaran hutan yang meluas di Chile, sementara pemerintah negara itu memperluas status siaga darurat ke wilayah lainnya pada Sabtu (4/2/2023).
Kebakaran yang meluas itu juga dilaporkan menyebabkan sedikitnya 979 orang terluka dan lebih dari 1.100 orang mengungsi ke tempat penampungan, menurut keterangan resmi, Sabtu (5/2/2023).
Status siaga darurat terbaru mencakup wilayah selatan La Araucania, di sebelah wilayah Biobio dan Nuble, yang sebelumnya telah ditetapkan siaga darurat.
La Araucania terletak di dekat titik tengah dari garis pantai Pasifik di negara Amerika Selatan tersebut.
“Kondisi cuaca telah menyulitkan pemadaman (api) yang menyebar dan kondisi kedaruratan memburuk,” kata Menteri Dalam Negeri Carolina Toha kepada wartawan dalam konferensi pers di ibu kota Chile, Santiago.
“Kami perlu membalikkan keadaan ini,” lanjutnya.
Carolina juga mengingatkan bahwa pada Jumat (3/2) muncul 76 titik api baru.
Sebanyak 16 titik api lainnya muncul pada Sabtu, menurut pejabat, saat suhu lokal di Belahan Bumi selatan melebihi 104 derajat Fahrenheit (setara 40 derajat Celcius).
Komentar