Seputar Publik / Berita

Rawa Belong Resmi Jadi Kampung Budaya 2026, Silat Cingkrik Jadi Ikon Pelestarian Betawi

Tak hanya dikenal sebagai sentra bunga Jakarta Barat, Rawa Belong kini memperkuat identitas budaya Betawi melalui pelestarian silat Cingkrik, kesenian tradisional, dan pemberdayaan masyarakat.
Inaugurasi Kampung Budaya Rawa Belong 2026 menjadi momentum pelestarian budaya Betawi, dengan silat Cingkrik sebagai salah satu warisan unggulan yang terus dikembangkan bersama masyarakat. Inaugurasi Kampung Budaya Rawa Belong 2026 menjadi momentum pelestarian budaya Betawi, dengan silat Cingkrik sebagai salah satu warisan unggulan yang terus dikembangkan bersama masyarakat.

Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung kegiatan kesenian melalui fasilitasi program yang terencana dan berkelanjutan.

“Sudin Jakarta Barat nanti akan memfasilitasi kegiatan atau mendukung kegiatan-kegiatan yang menjadi agenda rutin minimal satu kali satu triwulan. Ini agenda kita bersama ke depan melalui dukungan-dukungan dan supporting kesenian yang terprogram,” kata Arif.

Sementara itu, Lurah Sukabumi Utara, Ali Sahidin, menyebut aktivasi Kampung Budaya Rawa Belong sebagai langkah strategis untuk menerapkan hasil kajian pengembangan kampung budaya ke dalam aksi nyata pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, dan pemajuan kebudayaan Betawi berbasis masyarakat.

Menurut Ali, proses pembentukan Kampung Budaya Rawa Belong telah melalui sejumlah tahapan sejak 2022, mulai dari identifikasi kawasan, pendampingan, inventarisasi potensi, hingga penyusunan strategi pengembangan.

Rawa Belong menjadi salah satu dari lima kawasan yang diidentifikasi sebagai episentrum Kampung Budaya di Jakarta, bersama Marunda, Tanah Abang, Petukangan, dan Condet.

Inaugurasi pada 2026 sekaligus menjadi tahap aktivasi Kampung Budaya Rawa Belong sebagai proyek percontohan pengembangan kebudayaan berbasis partisipasi masyarakat.

Tulis Komentar

Komentar