Seputar Publik / Berita

Waspada Penipuan Link Palsu Berupa APK Makin Marak, Jangan Diunduh! 

Ilustrasi - Penipuan daring berkedok "link phising" atau palsu dan modifikasi APK (Android Package Kit) yang kini kian marak Ilustrasi - Penipuan daring berkedok "link phising" atau palsu dan modifikasi APK (Android Package Kit) yang kini kian marak

“Pelaku biasanya menambahkan kata-kata rayuan, ajakan, bahkan ancaman agar korban mengunduh file yang dimaksud. Setelah itu, pelaku bisa menjalankan program di HP korban dari jarak jauh. Biasanya langsung mengincar aplikasi perbankan dan menguras uang-nya,” kata dia.

Penipuan berkedok modifikasi APK itu pernah mencatut nama ekpedisi pengiriman, PLN, BPJS, Perbankan, hingga undangan pernikahan.

Begitu juga dengan modus link phising. Pelaku biasanya membuat link palsu untuk dikirimkan kepada calon korban. Tampilan link tersebut dibuat se-mirip mungkin dengan aslinya saat dibuka. Hal itu dilakukan untuk memperdaya korban.

“Biasanya, korban akan dipancing untuk mengklik link yang disebarkan itu. Nah, kita tidak sadar karena biasanya dibuat mirip dengan tampilan aslinya. Tujuannya untuk mengambil data penting yang bisa menguntungkan pelaku,” jelasnya.

Guna menghindari itu, Ike mengimbau masyarakat untuk tidak asal menekan link apa pun dari sumber tidak dikenal atau iklan daring mencurigakan. Selain itu, juga jangan memasang atau “install” aplikasi di luar dari platform resmi seperti “play store” ataupun “app store”.

Ike juga mengimbau warga untuk mempelajari izin (“permission”) data ke aplikasi dan tidak mengaktifkan mode unduh otomatis di aplikasi Whatsapp.

Dengan selalu waspada dan tidak asal klik link, diharapkan penipuan daring yang marak di era digital dapat dicegah.

“Di era sekarang ini modus dan caranya makin beragam. Harus selalu waspada dan jangan mudah percaya apalagi kalau hanya berdasar kiriman dari nomor tidak dikenal,” tutur dia.

Tulis Komentar

Komentar