Menurutnya, gangguan distribusi umumnya dipengaruhi faktor teknis, seperti pemadaman listrik maupun kebocoran jaringan.
7.192 Pelanggan dan Tantangan Tunggakan
Dalam kesempatan tersebut, Perumdam Cabang Palabuhanratu juga memaparkan kondisi pelayanan terkini.
Saat ini jumlah pelanggan tercatat sebanyak 7.192 pelanggan dengan pendapatan rata-rata sekitar Rp1,2 miliar setiap bulan.
Namun demikian, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa tunggakan pelanggan yang mencapai sekitar Rp400 juta.
Ratna menjelaskan bahwa tunggakan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk pelanggan yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihaknya telah berkoordinasi dengan direksi, bagian humas, serta pemerintah daerah guna mencari solusi penyelesaian piutang pelanggan.
Mengenai tarif air bersih, Yuda Permana menjelaskan bahwa tarif pelanggan untuk pemakaian 0–10 meter kubik sebesar Rp95.500, sedangkan pemakaian di atas 10 meter kubik dikenakan tarif sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengimbau seluruh pelanggan agar segera melaporkan apabila mengalami gangguan distribusi maupun kendala pelayanan lainnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
AMKI Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat
Ketua AMKI Sukabumi Raya, Sp. Rayrobbend Swr, menegaskan bahwa audiensi tersebut bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan penyelenggara pelayanan publik.
Melalui dialog yang terbuka, AMKI berharap setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat sehingga kualitas pelayanan air bersih di wilayah Palabuhanratu terus mengalami peningkatan.(Red)*
Komentar