Seputarpublik.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proses pengerukan Kali Sepak Kembangan (Kali Uwungan) di segmen Kompleks BTN, Jalan Delima 7 hingga Jembatan Jalan Pulau Bira, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir di tengah potensi peningkatan curah hujan dalam beberapa hari ke depan.
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan pengerukan berjalan optimal guna meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus meminimalkan risiko genangan.

> “Saat ini kita melakukan pengerukan di Kali Sepak Kembangan yang alirannya menuju Cengkareng Drain, yang sebelumnya juga telah kita tinjau bersama. Saya ingin memastikan pengerukan berjalan optimal karena di lokasi ini pengerukan rutin dilakukan untuk menjaga daya tampung air,” ujar Pramono.
Kali Sepak Kembangan memiliki lebar sekitar sembilan meter. Dalam pelaksanaannya, pengerukan difokuskan pada lebar enam meter dengan jarak aman 1,5 meter dari sisi tebing guna mengurangi risiko longsor.
Secara keseluruhan, total rencana volume pengerukan mencapai 7.458 meter kubik sepanjang 1.243 meter, yang terbagi dalam tiga segmen. Pengerukan dilakukan untuk mengatasi pendangkalan akibat endapan lumpur dan sampah, sekaligus menjaga kelancaran aliran air menuju Cengkareng Drain.
Menurut Pramono Anung, Kali Sepak merupakan salah satu jalur air strategis karena terhubung lintas wilayah. Karena itu, normalisasi dan pengerukan berkala menjadi langkah krusial.
Sejalan dengan peringatan cuaca dari BMKG, Pemprov DKI Jakarta juga mengerahkan langkah preventif maksimal. Sekitar 200 unit excavator telah disiagakan di lima wilayah Jakarta.
> “Mudah-mudahan tindakan preventif ini dapat mengurangi dampak banjir. Saya juga telah memerintahkan pelaksanaan **operasi modifikasi cuaca** mulai besok untuk menekan potensi hujan ekstrem,” ungkapnya.
Selain pengerukan rutin, Pemprov DKI menyiapkan langkah jangka menengah melalui normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Kali Cakung Lama.
Normalisasi Sungai Ciliwung akan dilakukan bersama pemerintah pusat melalui pembangunan tanggul. Sementara itu, normalisasi Sungai Krukut dan Kali Cakung Lama ditargetkan mulai berjalan tahun ini.
Adapun pembagian segmen pengerukan Kali Sepak Kembangan meliputi:
• Segmen 1: Pertemuan Kali Angke – Jembatan Jalan Kembangan Baru hingga Jembatan Jalan Pulau Bira (578 meter)
• Segmen 2: Jembatan Jalan Pulau Bira – Jembatan JA (430 meter)
• Segmen 3: Jembatan JA – Jembatan Kembangan Raya (235 meter)
Saat ini pengerukan difokuskan pada Segmen 1 dengan target volume sekitar 3.468 meter kubik. Hingga Jumat (23/1), realisasi pengerukan telah mencapai 2.035 meter kubik dengan dukungan tiga unit excavator amphibious dan 10 unit dump truck. (hel)*