Rinciannya adalah 20 titik yang terpantau di Kutai Timur tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Sangatta Utara enam titik, Bengalon sembilan titik, Kaubun dua titik, Long Mesangat, Rantau Pulung, dan Kecamatan Telen masing-masing satu titik.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi lima titik, tersebar pada empat Kecamatan, yakni Kecamatan Anggana dua titik, Loa Kulu, Loa Janan, dan Kecamatan Samboja masing-masing ada satu titik.
Diyan mengatakan, saat ini Kaltim belum musim kemarau, tapi sedang mendekati Kemarau, namun di sejumlah kawasan memiliki potensi tidak terjadi hujan dalam beberapa hari berturut-turut, sehingga hal ini membuat banyak benda kering dan mudah terbakar.
“Untuk itu saya mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, tidak membakar sampah sembarangan, dan terus memantau informasi dari BMKG,” kata Diyan. (*/red)
Komentar