Menurutnya, setiap tahun pondok pesantren menyalurkan ratusan paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ada sekitar 500 paket sembako yang kami bagikan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar pondok. Selain itu juga disertai uang saku agar mereka bisa ikut merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Mustaghfirin berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Karawang, KH Sopian, menyampaikan apresiasi atas konsistensi kegiatan sosial yang dilakukan Pondok Pesantren Sumber Barokah.
Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan keterbukaan pesantren dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
“Saya sangat bangga kepada Pondok Pesantren Sumber Barokah. Ini menunjukkan bahwa pondok dan LDII benar-benar terbuka dengan masyarakat. Mari terus kita jaga ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Karawang, Dadang Hamidi, yang berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lembaga keagamaan lainnya.
Acara kemudian ditutup dengan tausiah agama yang disampaikan oleh KH Asep Najaruddin, dilanjutkan dengan doa bersama serta buka puasa bersama para tamu undangan dan para santri.(*/hel)
Komentar