Seputar Publik / Nusantara

Dibalik Makna Meusaneut Jargon Politik Paslon Bupati Aceh Timur DR. Firman Dandy - Abati Aramiah

Seputar Publik Aceh Timur Nanggroe Aceh Darussalam NAD,Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, DR Firman Dandy – Tgk Muchtar Ibrahim yang lebih dikenal nama panggilan Abati Aramiah yang diusung partai berbasis islam seperti partai PAS, PKS dan PPP yang akan ikut dalam konstelasi Pilkada 2024 yang akan bersaing dengan 3 Paslon lainnya yaitu Iskandar Usman Farlaky – Teuku Zainal, Ridwan Abubakar(Nek Tu) – Amad Lembeng dan Sulaiman Tole – Abdul Hamid (Apong) Kamis 05 September 2024

Masing – masing kandidat paslon tentu punya visi misi dan program kerja yang berbeda, penggunaan termasuk jargon politik, dari 4 paslon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, jargon politik Paslon Firman Dandy – Abati Aramiah yang banyak mendapatkan perhatian masyarakat.

Kata “meusaneut” yang berasal dari bahasa Aceh yang artinya tertib dan teratur, terasa sejuk dan familiar ditelinga pembaca, disamping itu memiliki makna lain secara filosofi dan mengandung sampeuna yang sangat luas dalam tatanan adat, muatan lokal maupun secara budaya.

Dari jargon politik, sudah nampak arah kebijakan paslon Bupati dan Wakil Bupati DR Firman Dandy – Abati Aramiah jika nanti mendapatkan kepercayaan masyarakat, dimana pasangan ini iingin membenahi Pemerintah Aceh Timur dalam segala lini yang selama ini carut marut baik dalam sisi birokrasi, kebijakan, anggaran, regulasi, pelayanan publik dan program kerja yang lebih tertib dan teratur.

Kolaborasi Umara dan Ulama, tentu paslon ini sangat ideal serta memiliki keunggulan tersendiri, dimana FIrman Dandy berlatar belakang birokrat profesional, akademisi dan organisatoris, sementara Abati Aramiah berlatar seorang santri, Ulama muda, yang saat ini menjabat sebagai Ketua MPU Aceh Timur.

Jika dilihat dari performa paslon Firman Dandy – Abati Aramiah memliki aura kecocokan dan berkarakter serta leadership yang sangat kuat menjadi pondasi dasar dalam menjalankan pemerintahan di masa depan, serta mewujudkan harapan masyarakat Aceh Timur untuk kesejahteraan, maju dan mampu mengeloa SDA dan SDM secara maksimal dan berpihak kepada rakyat kecil.(*)

Tulis Komentar

Komentar