Co-Chair FOLSEA sekaligus Head of Educational Technology Bina Bangsa School, Alvin Soliman Miclat, mengatakan forum tersebut mempertemukan pendidik dari berbagai negara dan komunitas pendidikan untuk berbagi pengalaman, praktik baik, tantangan, serta gagasan.
Pertemuan itu, menurut Alvin, membuka kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pembelajaran tidak hanya dari para ahli, tetapi juga dari sesama pendidik yang menghadapi tantangan serupa di lingkungan sekolah masing-masing.
Kehadiran ratusan peserta dari 13 negara juga mencerminkan pentingnya kolaborasi regional dan internasional dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan. Di tengah perkembangan AI dan teknologi digital, para pendidik membutuhkan ruang untuk bertukar pengalaman mengenai praktik yang telah diterapkan, hal-hal yang masih dipelajari, serta tantangan yang perlu diatasi bersama.
Teknologi Harus Tetap Berpusat pada Manusia
Bagi Bina Bangsa School, menjadi tuan rumah FOLSEA 2026 merupakan kesempatan untuk mempertemukan komunitas pendidikan yang lebih luas di Jakarta sekaligus berkontribusi dalam pertukaran gagasan lintas sekolah dan negara.
Komentar