Seputar Publik Mataram, Kamis 5 Agustus 2024 berkesempatan ke Perpustakaan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Mataram. Menyerahkan Kumpulan Puisi “Buku Harian Merah Muda” (Agus K Saputra, Penerbit CV Halaman Indonesia, Cetakan Pertama: Juni 2024)
Keseluruhan puisi terinspirasi dari novel Hati Itu Berkata Cinta (2021) karya Dyah Ruwiyati. Menurut Tjak S Parlan, puisi-puisi dalam kumpulan ini bergerak mengikuti plot yang terbangun dalam novel. Dengan menggunakan sudut pandang (aku lirik) masa remaja, penulis mencoba menghidupkan tokoh-tokoh yang ada di dalamnya: tindakan-tindakan, peristiwa yang dialami, curahan perasaan (hal. 54)
Tjak S Parlan menilai dugaan kemungkinan, bahwa penulis menggunakan puisi untuk bercerita. Kali ini Ia merespon sebuah novel berlatar tahun 80-an. Era di mana remaja yang kasmaran memiliki gaya dan caranya sendiri; era di mana surat cinta masih sering ditulis dan diharapkan kedatangan pada suatu pagi lewat seorang tukang pos yang membunyikan bel sepeda di depan rumah; era di mana perasaan-perasaan pribadi menjadi rahasia dan lebih sering ditumpahkan ke dalam buku-buku diary, bukan dipampang di dinding media sosial seperti hari-hari ini (hal. 57)
Komentar