Beranda
Seputar Publik / Berita

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola, KPBN Gelar FGD Tata Niaga Perpajakan CPO untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak

Forum strategis bersama konsultan perpajakan membahas implementasi regulasi pajak perdagangan CPO guna memperkuat Good Corporate Governance (GCG), budaya kepatuhan, dan transformasi bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).
PT KPBN menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tata Niaga Perpajakan Crude Palm Oil (CPO) di Jakarta sebagai langkah memperkuat tata kelola perusahaan, budaya kepatuhan perpajakan, serta mendukung transformasi bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). PT KPBN menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tata Niaga Perpajakan Crude Palm Oil (CPO) di Jakarta sebagai langkah memperkuat tata kelola perusahaan, budaya kepatuhan perpajakan, serta mendukung transformasi bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).

Seputarpublik.com ||  JAKARTA – Sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan budaya kepatuhan di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tata Niaga Perpajakan Crude Palm Oil (CPO) di Kantor Pusat PT KPBN, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Tim SAR Tax Management Consultant dan diikuti oleh Senior Executive Vice President (SEVP) Business Support PT KPBN, Indaruwati Trivista Andarini, SEVP Operation PT KPBN, Muhammad Zulham Rambe, serta perwakilan dari berbagai unit kerja terkait.

FGD menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman mengenai implementasi aspek perpajakan dalam tata niaga CPO sekaligus menyamakan persepsi terhadap perkembangan regulasi perpajakan yang berlaku.

Dalam sesi diskusi, peserta membahas berbagai ketentuan perpajakan yang berkaitan dengan proses bisnis perdagangan CPO, tantangan implementasi di lapangan, serta berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan secara efektif dan berkelanjutan.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PT KPBN dalam mendukung agenda transformasi Holding Perkebunan Nusantara melalui penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik bisnis yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui FGD Tata Niaga Perpajakan CPO ini, PT KPBN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat implementasi prinsip-prinsip GCG, membangun budaya kepatuhan (compliance culture), serta mendukung pengelolaan tata niaga komoditas yang berintegritas.

Sinergi dengan para ahli perpajakan dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memastikan setiap proses bisnis berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).(Adv)*