Peresmian gedung baru PMI DKI Jakarta turut dihadiri Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla. Ia mengapresiasi dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap pembangunan fasilitas tersebut.
Jusuf Kalla mengatakan keberadaan UDD PMI DKI Jakarta memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan darah, tidak hanya bagi warga Jakarta, tetapi juga pasien dari luar daerah yang menjalani perawatan di Ibu Kota.
Selain memastikan ketersediaan darah, Jusuf Kalla menekankan pentingnya pengembangan pemanfaatan plasma hasil donor darah.
Menurutnya, plasma hasil donor dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk obat melalui program fraksionasi nasional.
Dengan demikian, rantai pelayanan donor darah tidak berhenti pada penyediaan darah bagi pasien, tetapi juga berpotensi mendukung pengembangan produk kesehatan yang memiliki manfaat lebih luas.
Gedung Baru Diharapkan Jadi Rumah Kemanusiaan
Bagi Pemprov DKI Jakarta, pembangunan gedung baru PMI juga menjadi bagian dari upaya memastikan penerimaan daerah yang bersumber dari masyarakat dapat kembali memberikan manfaat kepada masyarakat.
Pramono menekankan pentingnya transparansi dalam pemanfaatan pajak dan penerimaan daerah. Menurutnya, fasilitas publik harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga.
Dengan dukungan fasilitas baru tersebut, PMI DKI Jakarta memiliki ruang yang lebih memadai untuk menjalankan pelayanan donor darah, laboratorium, penyimpanan komponen darah, pendidikan hingga kegiatan operasional kemanusiaan.
Momentum HUT ke-81 PMI sekaligus menjadi penanda penguatan peran organisasi kemanusiaan tersebut di Jakarta.
Gedung baru di Jalan Kramat Raya itu diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas PMI, tetapi juga dapat berfungsi sebagai rumah kemanusiaan yang mempertemukan pelayanan, kerelawanan, teknologi dan kolaborasi untuk membantu masyarakat.(*/hel)
Komentar