Seputar Publik / Berita

Mahasiswa KKM UNIBA Dampingi UMKM Budidaya Jamur di Serang, Dorong Digitalisasi Branding dan Cari Solusi Kelangkaan Serbuk Kayu

Mahasiswa KKM Kelompok 2 Universitas Bina Bangsa memberikan pendampingan kepada UMKM Budidaya Jamur Tiram di Kelurahan Dalung, Kota Serang, melalui penguatan branding, digitalisasi pemasaran, serta identifikasi tantangan ketersediaan bahan baku serbuk kayu.
Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 2 mendampingi UMKM Budidaya Jamur Tiram di Kelurahan Dalung, Kota Serang, melalui program digitalisasi, penguatan branding, dan identifikasi solusi atas kendala bahan baku usaha. Mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 2 mendampingi UMKM Budidaya Jamur Tiram di Kelurahan Dalung, Kota Serang, melalui program digitalisasi, penguatan branding, dan identifikasi solusi atas kendala bahan baku usaha.

Seputarpublik.com || SERANG BANTEN– Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 2 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program pendampingan digitalisasi dan branding bagi UMKM Budidaya Jamur Tiram milik Herman di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (16/7/2026).

Program tersebut bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui penguatan identitas merek, pengembangan kemasan produk, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga mengidentifikasi salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha, yakni keterbatasan pasokan serbuk kayu sebagai bahan baku utama media tanam jamur.

Pendampingan berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB dengan diawali observasi langsung terhadap seluruh tahapan produksi, mulai dari pencampuran media tanam, pembuatan baglog, proses sterilisasi, inokulasi bibit, masa inkubasi, hingga proses panen jamur tiram.

Selain melakukan pengamatan, mahasiswa juga berdiskusi dengan pemilik usaha untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha budidaya jamur.

Menurut Herman, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini bukan hanya pada aspek pemasaran, tetapi juga pada ketersediaan bahan baku.

Tulis Komentar

Komentar