Beranda
Seputar Publik / Berita

Jawab Krisis Wartawan Profesional, Forum Jurnalis Jakarta Barat Resmi Dibentuk

Forlis Jakbar Tegaskan Standar Ketat Keanggotaan, Tolak Wartawan Karbitan dan Praktik Tidak Etis
Ketua Forum Jurnalis Jakarta Barat, Kornelius Naibaho, Forlis Jakbar sebagai wadah wartawan profesional dan berintegritas di Jakarta Barat. (Dok.sp/forlis) Ketua Forum Jurnalis Jakarta Barat, Kornelius Naibaho, Forlis Jakbar sebagai wadah wartawan profesional dan berintegritas di Jakarta Barat. (Dok.sp/forlis)

Seputarpublik.com, JAKARTA — Forum Jurnalis Jakarta Barat (Forlis Jakbar) resmi terbentuk sebagai wadah konsolidasi wartawan profesional yang berkomitmen menjunjung tinggi kualitas, integritas, serta kode etik jurnalistik dalam praktik pemberitaan di wilayah Jakarta Barat.

Pembentukan Forlis Jakbar menjadi respons atas krisis sumber daya manusia (SDM) wartawan yang dinilai kian mengkhawatirkan. Forum ini digagas oleh belasan jurnalis lintas media yang sepakat membangun komunikasi sehat dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, tanpa mengabaikan independensi pers.

Forlis Jakbar juga menyatakan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat di bawah kepemimpinan Wali Kota Iin Mutmainah, sepanjang kebijakan tersebut berpihak pada kepentingan publik dan transparansi.

Dalam forum tersebut, Kornelius Naibaho ditunjuk sebagai Ketua Forum Jurnalis Jakarta Barat. Mantan Ketua PWI Jakarta Barat itu dipercaya memimpin dengan mandat utama mengembalikan marwah dan profesionalisme wartawan yang bertugas di Jakarta Barat.

“Hanya wartawan dengan SDM mumpuni yang bisa bergabung. Kami menolak tegas wartawan karbitan yang tidak memiliki kemampuan menulis, berkomunikasi, dan hanya ikut-ikutan. Wartawan dengan latar belakang pemerasan atau praktik tidak etis kami haramkan masuk,” tegas Kornelius yang akrab disapa Kornel.

Ia menegaskan, Forlis Jakbar akan menjadi garda terdepan dalam mendorong pemberitaan yang berimbang, akurat, dan beretika, sekaligus memutus mata rantai praktik-praktik jurnalistik yang merusak citra pers.

Ke depan, Forlis Jakbar akan mengagendakan berbagai kegiatan konstruktif, termasuk mengawal kebijakan Wali Kota Jakarta Barat serta memperkuat sinergi dengan empat pilar daerah, yakni Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat, Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dan Kodim 0503/Jakarta Barat.

Sejumlah jurnalis yang hadir menyambut positif pembentukan forum ini. Mereka menilai Forlis Jakbar dapat menjadi kekuatan kolektif dalam menjaga independensi pers, mendorong keterbukaan informasi publik, serta menjadi ruang edukasi antara jurnalis dan pemangku kepentingan.

Salah satu anggota Forlis Jakbar, Haris Siburian, menilai penunjukan Kornelius Naibaho sebagai ketua merupakan keputusan tepat.

“Kami sepakat menunjuk Ketua Kornel karena rekam jejaknya yang berhasil menjaga nama baik wartawan saat memimpin PWI Jakarta Barat. Kami berharap Forlis Jakbar ke depan mampu mengembalikan marwah pers yang profesional dan bermartabat,” ujar Haris.

Ke depan, Forum Jurnalis Jakarta Barat menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat, dengan tetap menjaga independensi pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi. [Red]