“Kami akan memfasilitasi dengan surat edaran agar anak-anak dapat mengunjungi kebun binatang ini dalam rangka kegiatan edukasi,” tambahnya.
Salah seorang pengunjung, Dewi, yang ditemui di lokasi, menambahkan bahwa membawa anak-anak ke kebun binatang merupakan cara efektif untuk mengenalkan mereka dengan berbagai jenis hewan dan karakteristiknya.
“Anak-anak sangat senang melihat hewan-hewan secara langsung, bukan hanya dari buku. Kebun binatang bisa menjadi sarana edukasi yang menyenangkan dan bermanfaat,” jelas Dewi, yang tengah mendampingi anak-anaknya.

Kebun binatang Wildlife Park Lombok dinilai cocok sebagai sarana edukasi karena memiliki koleksi satwa yang lenkap mulai dari Aves (unggas), mamalia seperti kuda nil dan gajah, hingga reptil seperti ular dan buaya,
Hal ini menjadi pilihan tujuan destinasi yang tepat untuk wisata edukasi dan hiburan. Tempat ini diyakini akan mendukung tumbuhnya minat dan pemahaman yang lebih dalam mengenai dunia satwa di kalangan pelajar.
Dengan adanya kebijakan baru ini, diharapkan kebun binatang Lombok Wildlife Park dapat menjadi destinasi utama bagi siswa-siswi NTB yang ingin belajar tentang kehidupan satwa, sekaligus memperkenalkan keanekaragaman hayati lokal kepada generasi muda.
(Dani Sosal)
Komentar