Menurut Refa, program tersebut menjadi kesempatan bagi wartawan utama untuk meningkatkan kapasitas sekaligus mempersiapkan diri dalam mendukung pengembangan kompetensi wartawan di daerah masing-masing.
Salah seorang peserta, Abdul Hadi, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut hingga dinyatakan lulus.
«“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapat kesempatan mengikuti program ToT ini dan akhirnya dinyatakan lulus. Terima kasih kepada Ketua SPS Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada kami,” ujar Abdul Hadi.»
Ia mengatakan, pelatihan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang diharapkan dapat diterapkan untuk mendukung peningkatan kompetensi wartawan di Aceh.
«“Semoga ilmu dan pengalaman yang kami dapat selama mengikuti program ini bisa kami manfaatkan dan memberikan manfaat bagi perkembangan pers di Aceh,” katanya.»
Peserta Dijadwalkan Mengikuti Pemagangan UKW
Muktarrudin menambahkan, setelah menyelesaikan program ToT, beberapa peserta langsung dijadwalkan mengikuti pemagangan pada sejumlah kegiatan UKW yang diselenggarakan di luar Aceh.
Pemagangan tersebut menjadi bagian dari proses untuk memperkuat pengalaman dan kemampuan teknis peserta sebelum menjalankan peran sebagai calon penguji UKW.
«“Ini menjadi kesempatan penting bagi mereka untuk memperdalam pengalaman langsung di lapangan. Kami berharap pemagangan di berbagai kegiatan UKW di luar Aceh dapat semakin mematangkan kemampuan mereka, sehingga nantinya mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi peningkatan kompetensi wartawan di Aceh,” ujar Muktarrudin.»
Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia pers, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan di Aceh.(Red.)*
Komentar