Seputar Publik.Mataram – Kasus meninggalnya seorang santri putri berinisial NI dari Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Lombok Timur, terus menuai perhatian publik. Pihak pesantren akhirnya angkat bicara, menyerukan keterbukaan dalam proses investigasi dan menjanjikan transparansi dengan merilis rekaman CCTV yang diduga dapat mengklarifikasi kronologi kejadian.Sabtu 29 Juni 2024.
Ustadz HM. Sidiq, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Aziziyah, dalam pernyataannya Minggu (30/6) mengatakan, “Kami berkomitmen penuh untuk mengungkap kebenaran. Kami menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang dan siap membuka seluruh data yang kami miliki.”
Menurut keterangan pihak pesantren, pada Sabtu (29/6) mereka mendampingi proses otopsi jenazah NI di RS. Bhayangkara hingga larut malam. “Kami menghormati proses hukum dan menunggu hasil resmi dari tim forensik,” ujar Ustadz Sidiq.

Komentar