Peran ketua RW adalah membantu menciptakan keamanan, musyawarah dan sosialisasi program-program tentang pemilu yang bisa dilakukan pada tingkat RW. “Ini untuk mencegah benturan yang ada di tingkat RW,” kata Untung.
Selain tahun politik, Untung juga mengingatkan ketua RW terkait bahaya penyebaran radikalisme. Dia mengajak para ketua RW untuk bersama mencegah penyebaran paham radikalisme tersebut.
“Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi saya mohon masalah radikalisme ini bisa ditangkap, dieliminasi di tempat Bapak,” ujarnya.
Dia menyebutkan, ciri seseorang terkena paham radikalisme, di antaranya menggunakan narasi agama, menjelekkan pemerintah hingga memperkenalkan paham khilafah.
“Saya ingin sampaikan ciri-ciri yang pertama dia selalu menggunakan narasi agama untuk mendekati Bapak-Ibu sekalian,” katanya.
Yang kedua dalam pikiran mereka berkata bahwa ajaran dan kajian yang mereka terima itu yang paling benar, kemudian menjelekkan pemerintah. “Macam-macam narasi digunakan, akhirnya bilang negara kita bukan Islam dan digiring dengan yang disebut solusi, yakni khilafah,” ujar Untung.
Untung meminta para ketua RW menyosialisasikan ke warganya terkait ciri seseorang terindikasi radikalisme tersebut. Dia menegaskan bahwa menjaga kedaulatan bangsa merupakan tanggung jawab bersama.
“Ini yang harus kita cegah sama-sama, ini tanggung jawab kita semua. Tanggung jawab ini berat, tapi saya minta ini disosialisasikan,” katanya.
“Apabila sudah ada indikasi tersebut, maka saya minta, berbicaralah dengan baik-baik agar tidak menyebarkan ajaran-ajaran tersebut,” katanya.
Komentar