Setiap unit Klinik Mobile dilengkapi dokter umum, perawat, apoteker, alat USG, EKG, x-ray, laboratorium mini, serta layanan telemedicine yang terhubung dengan dokter spesialis. Seluruh layanan pemeriksaan maupun pemberian obat diberikan secara gratis kepada masyarakat.
Masyarakat Apresiasi Program Banten Sehat
Program Banten Sehat mendapat respons positif dari masyarakat.
Ketua Adat Kesepuhan Neglasari, Kecamatan Cilograng, Abah Omik, menilai keberadaan RSUD Cilograng telah memangkas waktu tempuh warga yang sebelumnya harus menuju Pelabuhanratu atau RSUD Malingping saat membutuhkan pelayanan darurat.
Meski demikian, ia berharap pemerintah terus melengkapi fasilitas poliklinik agar pelayanan semakin optimal.
Hal senada disampaikan Aldi Kusuma, warga Desa Babadsari, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang. Ia mengaku kini akses menuju layanan kesehatan menjadi jauh lebih mudah.
> "Sekarang hanya sekitar lima menit menuju RSUD Labuan. Pelayanannya ramah dan responsnya cepat. Harapan kami, kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) bisa diperluas karena sering penuh," ujarnya.
Melalui Program Banten Sehat, Pemprov Banten menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin merata, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat hingga ke wilayah terpencil. (Adv)*
Komentar