Seputar Publik / Berita

Perumda Paljaya Ajak para Pelaku Usaha di DKI Ikut Berpartisipasi dalam Pengelolaan Air Limbah 

Direktur Utama Perumda Paljaya, Ir. Aris Supriyanto,M. Eng. (Kanan) dan Walikota Jakarta Selatan, Munjirin, S.Sos, M.Si. Direktur Utama Perumda Paljaya, Ir. Aris Supriyanto,M. Eng. (Kanan) dan Walikota Jakarta Selatan, Munjirin, S.Sos, M.Si.

Sosialisasi ini dihadiri juga oleh Walikota Jakarta Selatan, Munjirin, S.Sos, M.Si. serta para pemilik/pengelola bangunan atau gedung yang berada
di wilayah Jakarta Selatan yang sudah dilewati SPALD-T skala perkotaan menggunakan jaringan perpipaan yaitu kawasan Gatot Subroto, Mega Kuningan, Sultan Agung, Rasuna Said, Casablanca, Epicentrum, Prof. Dr Satrio, Sudirman, SCBD dan Senopati.

Sementara itu, Asri Indiyani selaku Direktur Tehnik Perumda Paljaya menjelaskan, IPAL ini akan lebih menguntungkan bagi pelanggannya. Karena kalau pengelola gedung bikin sendiri pengolahan limbah, akan jauh lebih mahal.

“Misalnya, untuk pengelola gedung, tidak harus membeli alat dan tiap bulan tidak harus mengecek sendiri kualitas limbahnya. Semuanya dikelola oleh Paljaya. Mereka hanya bayar tarif sesuai Pergub dan duduk manis. Karena itu, kami sarankan para pengelola gedung sebaiknya menyerahkan pengelolaan limbahnya kepada kami,” ucap Asri.

Ia menambahkan, dengan begitu hemat bagi pengusaha dan pemerintah pun lebih mudah dalam pengendalian kualitas airnya.

Saat ini Perumda Paljaya terus berinovasi. Bukan hanya air limbah rumah tangga dan gedung perkantoran di sekitar area zonasi, namun juga akan mengelola limbah B3, (Bahan Berbahaya dan Beracun)

“Saat ini untuk limbah B3 sedang diuji coba. Semuanya bertahap,” pungkas Asri.

Tulis Komentar

Komentar