10. RS Pondok Indah
Beky mengatakan penghargaan tersebut harus menjadi pemacu bagi rumah sakit untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan darah.
Dia juga mengingatkan bahwa di balik setiap kantong darah terdapat rangkaian kebaikan, mulai dari pendonor yang memberikan darah secara sukarela, petugas PMI yang memproses darah, hingga petugas BDRS yang memastikan darah tersedia dan diberikan kepada pasien sesuai kebutuhan.
“Pada akhirnya ada seorang pasien yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kehidupannya,” ujar Beky.
Karena itu, Beky meminta rumah sakit dan BDRS yang belum menerima penghargaan agar tidak berkecil hati. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan ajang persaingan, melainkan momentum untuk melihat aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki.
“Tujuan akhir kita bukanlah mendapatkan penghargaan, melainkan memberikan pelayanan darah yang semakin baik dan memastikan keselamatan pasien,” tegasnya.
Beky berharap PMI dan rumah sakit terus memperkuat sinergi untuk menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat Jakarta.
“Karena pada akhirnya, PMI dan rumah sakit berada pada satu tujuan yang sama: menyelamatkan kehidupan,” pungkasnya. (*/hel)
Komentar