Di sisi lain, metode dakwah juga dinilai perlu terus diperbarui agar tetap relevan dengan karakter masyarakat Jakarta yang terus berubah.
> “MUI diharapkan hadir sampai ke tingkat masyarakat, menjadi jembatan antara pemerintah dan umat, menyampaikan aspirasi masyarakat, memberi masukan terhadap kebijakan, serta terus memperbarui metode dakwah agar relevan dengan kehidupan masyarakat Jakarta yang modern, plural, dan digital,” tuturnya.
Pemprov DKI Siapkan Peta Jalan Keumatan
Untuk memperkuat kolaborasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis, salah satunya melalui penyusunan peta jalan keumatan Jakarta 2025–2030 yang akan diintegrasikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Sinergi juga diarahkan melalui penguatan kerukunan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Pemprov DKI Jakarta sekaligus membuka ruang bagi MUI untuk menjadi mitra yang kritis dan konstruktif dalam proses pembangunan Jakarta.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, keagamaan, toleransi, dan kualitas kehidupan masyarakat.
Gus Faiz: MUI Harus Menjadi Rumah Besar Umat
Komentar