Pada tahun ini, jumlah peserta program tersebut meningkat menjadi lebih dari 30.000 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga berencana menggelar Car Free Night pada malam takbiran serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.
“Kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idulfitri ini memberikan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang merayakannya,” kata Pramono.
Bukber Jadi Momentum Silaturahmi
Pramono menambahkan, kegiatan buka puasa bersama yang digelar bersama tokoh masyarakat tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Acara tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Di akhir kegiatan, Pramono mengajak masyarakat tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi serta menjaga persatuan dan kerukunan di Jakarta.
“Kami mengajak masyarakat Jakarta tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi di tengah dinamika global. Dengan suasana kota yang aman dan kondusif, kita berharap Jakarta menjadi kota yang tertib, rukun, dan nyaman bagi seluruh warganya,” pungkasnya.(*/hel)
Komentar