Pada tahap pelaksanaan Muktamar secara online tanggal 5 November dan untuk pelaksanaan Muktamar secara offline akan diselenggarakan tanggal 19 dan 20 November 2022. Penyelenggaraan Muktamar secara online dan offline ini baru pertama kali dilakukan oleh PP Muhammadiyah pertimbangannya yang paling pokok adalah karena memang masih dalam suasana pandemi COVID-19.
Pada Muktamar online yang diselenggarakan agenda utamanya hanya satu saja yaitu mendengar tanggapan dari peserta Muktamar atas materi yang sudah disiapkan oleh PP Muhammadiyah.
“Kami sampaikan bahwa materi Muktamar yang terdiri atas laporan PP Muhammadiyah periode 2015-2022 dan program Muhammadiyah 2022-2027, risalah Islam berkemajuan dan keempat isu-isu strategis keumatan, kebangsaan, kemanusiaan, dan universal. Semuanya sudah dikirim kepada peserta Muktamar materi dalam dua bentuk,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PP Aisyiyah Tri Hastuti Nur Rochimah mengatakan Aisyiyah sebagai salah satu organisasi otonomi khusus Muhammadiyah maka garis kebijakan juga mengikuti Muhammadiyah. Pada Muktamar ini, Aisyiyah merekomendasikan 10 isu strategis untuk kemudian nanti juga dibahas di tanggal 6 November dan juga di forum Muktamar.
Komentar