Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Dida Gardera, menyatakan pemerintah pada 2026 menetapkan target percepatan penyaluran PSR dengan luasan mencapai 50.000 hektare secara nasional.
Menurut Dida, akselerasi tersebut penting untuk mendukung stabilitas produksi sawit rakyat sekaligus mempertahankan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Dalam pelaksanaannya, PTPN IV PalmCo memfokuskan keterlibatan perusahaan pada manajemen peremajaan yang terintegrasi dan pendampingan budi daya.
Saat ini, perusahaan mencatat kemitraan PSR yang dikelola secara aktif mencakup kebun sawit rakyat seluas 19.476 hektare, dengan keterlibatan lebih dari 9.000 petani mitra.
PalmCo Dorong Kemitraan Berkelanjutan
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam pendampingan petani sawit rakyat tidak hanya dipandang sebagai pelaksanaan penugasan.
Menurutnya, peran sebagai mitra teknis sekaligus offtaker menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem industri sawit yang berkelanjutan.
Komentar