Beranda
Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Salurkan 1.500 Bibit Nanas untuk Tingkatkan Pendapatan Warga di Dua Desa Jambi

Program Desa Mandiri Peduli Gambut menyasar masyarakat Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga produktivitas lahan gambut.
PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas kepada masyarakat Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut. PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas kepada masyarakat Desa Merbau dan Desa Sungai Tawar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut.

Seputarpublik.com || JAMBI — Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan. Sabtu, (22/8/2026).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dengan menyalurkan sebanyak 1.500 bibit nanas siap tanam kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional lahan gambut di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Bantuan tersebut disalurkan kepada dua desa secara proporsional, yakni 1.000 bibit untuk masyarakat Desa Merbau dan 500 bibit untuk masyarakat Desa Sungai Tawar.

Pemilihan nanas (Ananas comosus) sebagai komoditas yang dikembangkan dinilai memiliki potensi ekonomi sekaligus sesuai dengan karakteristik lahan gambut. Selain dapat dimanfaatkan sebagai buah segar, nanas juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai tambah.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mengintegrasikan kegiatan operasional dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta upaya menjaga keberlanjutan ekosistem.

> “Pemberdayaan masyarakat desa yang berdampingan dengan wilayah operasional adalah salah satu prioritas kami. Bantuan bibit nanas ini tidak sekadar memiliki nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan upaya kita bersama dalam menjaga produktivitas lahan gambut secara berkelanjutan. Kami berharap komoditas ini dapat dikelola dengan baik sehingga mampu menjadi pilar pendapatan alternatif bagi warga,” ujar Jatmiko di Jakarta.

Mendapat Sambutan Positif Masyarakat

Program pemberdayaan yang menyentuh langsung masyarakat tersebut mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat.

Khairul Anwar, perwakilan masyarakat Desa Merbau, menyampaikan apresiasinya atas dukungan PTPN IV PalmCo melalui bantuan bibit nanas tersebut.

> “Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan bibit nanas dari PTPN IV. Tanaman ini cocok dengan kondisi lahan di sini, dan kami berharap ke depannya hasil panennya nanti bisa benar-benar membantu menambah penghasilan keluarga,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin. Ia menilai dukungan tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa.

> “Mewakili warga Desa Sungai Tawar, kami berterima kasih atas dukungan dari PTPN IV. Bantuan bibit ini sangat bermanfaat dan kami siap mendukung pengelolaannya agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga desa kami,” ungkapnya.

Konsisten Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Program penyaluran bibit nanas tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PTPN IV PalmCo melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Perusahaan secara konsisten mengembangkan berbagai program yang diarahkan pada penciptaan nilai tambah dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat atau Creating Shared Value.

Sebelumnya, PTPN IV PalmCo juga menjalankan sejumlah program pemberdayaan ekonomi dan UMKM di berbagai wilayah operasional.

Di antaranya melalui pelatihan pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah yang menyasar 50 perempuan, serta penyelenggaraan baking class gratis bagi 50 pelaku UMKM dan warga untuk membuka peluang usaha baru di bidang kuliner.

Dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat juga dilakukan di sektor industri kreatif dan pertukangan. Salah satunya melalui dukungan modal dan pembinaan di Kabupaten Kampar, Riau, yang disebut mampu meningkatkan kapasitas produksi sentra pandai besi hingga 10 kali lipat.

Ke depan, PTPN IV PalmCo menyatakan akan terus mengembangkan program pemberdayaan yang disesuaikan dengan potensi lokal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus berjalan beriringan dengan keberlanjutan operasional perusahaan dan kelestarian lingkungan.(Red)*