Seputar Publik / Berita

PTPN IV Regional V Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, 90 Peserta Ikuti Bimtek Dalkarhutla di Kalimantan Barat

Bekerja sama dengan Manggala Agni, PTPN IV Regional V membekali insan perusahaan dengan strategi pencegahan, deteksi dini, dan penanggulangan karhutla untuk mendukung target Zero Fire serta praktik perkebunan berkelanjutan.
PTPN IV Regional V menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bimtek Dalkarhutla) bagi 90 peserta di wilayah operasional Kalimantan Barat sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, dan pengendalian karhutla serta mendukung target Zero Fire. PTPN IV Regional V menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Bimtek Dalkarhutla) bagi 90 peserta di wilayah operasional Kalimantan Barat sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan, pencegahan, dan pengendalian karhutla serta mendukung target Zero Fire.

Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan akan segera diimplementasikan di unit kerjanya guna memperkuat sistem pencegahan dan kesiapsiagaan.

"Sepulang dari kegiatan ini, kami di Kebun Gunung Meliau dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang, mulai dari penyempurnaan struktur organisasi regu pengendalian kebakaran, penguatan sarana dan prasarana, hingga inventarisasi sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan apabila terjadi keadaan darurat. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung target Zero Fire di lingkungan kerja PTPN IV Regional V," tuturnya.

Kepala Sub Bagian Pengembangan SDM & Talenta PTPN IV Regional V, Djoko Purwanto, mengatakan Bimtek Dalkarhutla merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan instansi yang memiliki kompetensi di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

"Melalui kerja sama dengan Manggala Agni Kalimantan XI/Sintang, peserta mendapatkan pembekalan yang komprehensif, mulai dari aspek pencegahan, deteksi dini, penanggulangan kebakaran, hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di unit kerja masing-masing sehingga kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi musim kemarau semakin optimal dan target Zero Fire dapat terus diwujudkan," ujar Djoko.

Tulis Komentar

Komentar