Seputarpublik.com, BREBES – Forum Komunikasi Guru Besar dan Dosen Putera Puteri Brebes bersama Yayasan Rumah Cinta Brebes menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes di Kantor Pemerintah Terpadu (KPT), Selasa (25/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat connectivity, synergy, and collaboration antara para akademisi asal Brebes dengan pemerintah daerah, dengan mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Membangun Brebes dengan Cinta.”
Dihadiri Puluhan Profesor dan Ratusan Dosen

Acara tersebut dihadiri sekitar 60 profesor kelahiran Brebes, 339 dosen, serta 21 kepala dinas di lingkungan Pemkab Brebes.
Sejumlah tokoh akademisi yang hadir antara lain Anton Satria Prabuwono, Jamali, Mukhamad Murdiono, Rustono, Masduki, Mashari, serta Ma'mun Murod.
Kehadiran para akademisi lintas perguruan tinggi ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi pemikiran berbasis keilmuan bagi pembangunan daerah.
Pemda Dorong Kolaborasi untuk Kemajuan Brebes
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yang diwakili Sekretaris Daerah Tahroni menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun daerah.
Menurutnya, kemajuan Brebes dapat terwujud melalui sinergi berbagai pihak, termasuk peran strategis para akademisi.
“Brebes akan lebih hebat jika kita menanamkan semangat saling tolong-menolong. Kolaborasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang lebih maju,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk melibatkan para profesor asal Brebes dalam berbagai forum diskusi dan brainstorming guna merumuskan arah kebijakan pembangunan.
Akademisi Siap Beri Solusi Berbasis Kajian Ilmiah
Sementara itu, Ma'mun Murod menegaskan bahwa penyelesaian berbagai persoalan daerah harus dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir.
Ia menilai, berbagai persoalan yang terjadi tidak lepas dari kebijakan yang belum optimal, sehingga dibutuhkan kajian mendalam berbasis akademik.
“Para profesor putra-putri Brebes siap memberikan kontribusi pemikiran dan kajian strategis untuk membantu menyelesaikan permasalahan daerah,” ungkapnya.
Perkuat Peran Akademisi sebagai Agen Perubahan
Ketua panitia kegiatan, Muhammad Abdul Fery, menyampaikan bahwa forum ini telah berjalan selama delapan tahun sejak 2018 dan terus berkomitmen menjadi wadah kolaborasi.
Ia menegaskan, para profesor dan dosen memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial yang membawa nilai keilmuan, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga untuk mendorong kemajuan Brebes melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” ujarnya.(red)*