Percikan darah dapat terlihat di trotoar di luar mal itu, demikian pula kain-kain putih yang menutupi sesuatu, yang diyakini sebagai jenazah para korban.
Gubernur Texas Greg Abbott dalam pernyataan menyebut penembakan itu sebagai “tragedi mengerikan”.
Abbott menyatakan bahwa pemerintah negara bagian yang dipimpinnya itu siap memberikan bantuan yang diperlukan oleh otoritas setempat.
Penembakan massal menjadi insiden yang lumrah di Amerika Serikat.
Sejauh ini pada 2023, sudah terjadi 198 penembakan massal, angka tertinggi dalam setahun sejak 2016, menurut Gun Violence Archive, organisasi penyedia data kekerasan dengan senjata api.
Organisasi nirlaba itu mengartikan penembakan massal sebagai penembakan yang menyebabkan sedikitnya empat orang terluka atau tewas, tidak termasuk si penembak.
Komentar