“Jika melihat data dan trend survey yang telah kami lakukan untuk pilgub NTT ini, nampaknya kecenderungan siapa yang akan memenangkan kontestasi pilkada ini sudah terlihat jelas, dengan asumsi tanpa ada peristiwa politik yang besar dan berpengaruh” paparnya.
Robby menambahkan, jarak tingkat keterpilihan antara pasangan Melki Lakalena-Johni Asadoma dengan pasangan Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto terpaut hampir 8 persen.
“Tentu angka ini telah melebih angka yang tidak memilih dan angka margin of
error dari survey CNN ini. Dan itu sesuai dengan kecenderungan survei semakin dekat dengan hari pencoblosan maka semakin sedikit pemilih yang tidak memberikan pilihan,” ucapnya.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024 menjadi momentum penting bagi masyarakat NTT untuk menentukan sosok pemimpin yang akan membawa NTT ke arah yang lebih baik dalam lima tahun ke depan.
Di mana, imbuhnya, hasil survei CNN menemukan harapan masyarakat NTT terhadap isu isu mendesak yang harus di selesaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Di antaranya sebanyak 78,9% respoden berharap Kepala Daerah yang terpilih mampu mengentaskan kemiskinan yang masih tinggi.
Komentar