Seputar Publik / Berita

Taliban Akan Larang Perempuan Mengenyam Pendidikan Tinggi

Arsip - Hawa (20), seorang mahasiswi tahun ketiga di Universitas Pendidikan Kabul membaca buku di samping jendela rumahnya di Kabul, Afghanistan, 23 Oktober 2021. Arsip - Hawa (20), seorang mahasiswi tahun ketiga di Universitas Pendidikan Kabul membaca buku di samping jendela rumahnya di Kabul, Afghanistan, 23 Oktober 2021.

Seputarpublik, Kabul – Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan mengatakan perempuan akan dilarang mengenyam pendidikan tinggi, sehingga mendorong kampus-kampus untuk menolak para mahasiswi.

Larangan yang diumumkan pada Selasa (20/12/2022)  malam dalam sebuah surat kepada universitas dari kementerian pendidikan tinggi itu menuai kecaman dari pemerintah asing dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami pergi ke universitas, Taliban berada di pintu gerbang dan memberi tahu kami bahwa ‘Anda tidak diizinkan masuk universitas sampai pemberitahuan lebih lanjut’… (kemudian) semua orang menangis,” kata Shaista, seorang mahasiswi studi bisnis di sebuah universitas swasta di Kabul pada Rabu (21/12/2022).

Seorang profesor di universitas lain di Kabul yang menolak disebutkan namanya mengatakan staf mengusir mahasiswi di gerbang karena mereka tidak punya pilihan selain melaksanakan instruksi tersebut.

Pelarangan siswa perempuan kemungkinan akan mempersulit upaya administrasi Taliban untuk mendapatkan pengakuan internasional dan untuk menghapus sanksi yang sangat menghambat perekonomian Afghanistan.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan meminta pemerintahan yang dikelola Taliban untuk segera mencabut keputusan tersebut.

Tulis Komentar

Komentar