Seputarpublik.com, JAYAPURA -- Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk melakukan kunjungan kerja ke UPTD panti sosial lanjut usia Jayapura atau Panti Tresna Werdha di pos 7 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jum'at (13/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ribka bertemu langsung dengan para lanjut usia (lansia) yang tinggal di panti sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi dari para penghuni mengenai kondisi fasilitas serta pelayanan yang mereka terima.
Ribka Haluk mengaku bersyukur dapat bertemu langsung dengan para lansia dan melihat kondisi panti sosial tersebut. Menurutnya, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian serta pelayanan yang layak.
“Pemerintah tentu memiliki tanggung jawab untuk memastikan para lansia mendapatkan perhatian dan fasilitas yang layak,” ujar Ribka.
Pemerintah Koordinasi Tingkatkan Fasilitas Panti Lansia
Ribka menegaskan pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang disampaikan para penghuni panti, termasuk terkait peningkatan fasilitas serta pelayanan sosial bagi lansia.
Ia juga mengapresiasi pengelola panti yang dinilai telah berkontribusi dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk yang sejalan dengan visi pembangunan nasional.
Menurut Ribka, sejumlah program di panti tersebut telah turut mendukung agenda pembangunan nasional yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, pelayanan kesehatan, serta ketahanan pangan.
Program Budidaya Lele Jadi Aktivitas Produktif Lansia

Dalam kunjungan tersebut, Ribka juga mendukung program budidaya ikan lele sebagai bagian dari ketahanan pangan dan aktivitas produktif bagi penghuni panti.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus dari Wamendagri adalah kegiatan budidaya ikan lele yang dikembangkan di lingkungan panti sosial.
Program tersebut dinilai tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan aktivitas positif bagi para lansia yang tinggal di panti.
Sebagai bentuk dukungan, Ribka menyerahkan bantuan secara simbolis berupa pakan ternak ikan lele dan turut melepas bibit ikan lele ke kolam budidaya yang dikelola oleh pihak panti.
“Program ini sangat baik karena selain mendukung ketahanan pangan, juga memberikan kegiatan yang bermanfaat bagi para lansia,” katanya.
Lansia Sampaikan Aspirasi kepada Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah penghuni panti juga menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada Ribka Haluk.
Salah satu penghuni panti, Dolfi Sembel, menyampaikan rasa syukur atas berbagai perubahan yang mulai dirasakan sejak adanya pengelola baru.
“Sekarang sudah banyak perubahan di rumah jompo ini sejak dikelola oleh pengelola yang baru. Sedikit demi sedikit perubahan terjadi dan kami para lansia sangat bersyukur,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan lansia perempuan Asnat Ohee berharap agar rumah wisma di lingkungan panti dapat segera direnovasi sehingga para penghuni dapat tinggal dengan lebih nyaman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ribka menegaskan bahwa pemerintah akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk mencari solusi terbaik dalam peningkatan fasilitas panti.
“Kami akan berkoordinasi agar berbagai kebutuhan yang disampaikan dapat menjadi perhatian bersama sehingga para lansia dapat tinggal dengan lebih nyaman dan sejahtera,” tegasnya.
Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Lansia
Kunjungan kerja ini menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan para lansia sekaligus mendorong agar panti sosial dapat berkembang menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan memberikan aktivitas positif bagi para penghuninya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Aryoko Rumaropen, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Papua Djong H. Makanuay, Kepala UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Jayapura Ferry Kobe, serta tenaga medis dari Poltekkes Kemenkes Jayapura.
Sebanyak 45 orang lansia yang menjadi penghuni panti turut hadir dalam kegiatan tersebut.(red)*