Seputarpublik.com || JAKARTA, – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah pusat menyiapkan 20.980 personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk memperkuat pengamanan wilayah Ibu Kota.
Menurut Pramono, penebalan pengamanan merupakan bagian dari kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga keamanan dan stabilitas Jakarta.
Ia menegaskan bahwa urusan pertahanan dan keamanan berada dalam kewenangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Karena itu, Pemprov DKI tidak mempermasalahkan adanya penambahan kekuatan pengamanan di wilayah Jakarta.
Pramono menilai, posisi Jakarta yang strategis membutuhkan situasi keamanan yang kondusif. Selain menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, Jakarta juga menyandang status sebagai kota global.
Kondisi keamanan yang terjaga dinilai penting untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, kegiatan pemerintahan, serta aktivitas ekonomi.
Komentar