Seputarpublik.com, SUKABUMI — Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sukabumi Raya menunjukkan arah gerak yang semakin progresif melalui penguatan organisasi dan peningkatan kualitas ekosistem media lokal. Hal ini mengemuka dalam diskusi strategis yang melibatkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), jajaran kepala bidang, dewan pembina, serta dewan penasihat.
Momentum penting dalam pertemuan tersebut ditandai dengan bergabungnya Haji Endi Yusuf M., S.H. sebagai Dewan Pembina. Sosok yang juga aktif sebagai pengurus pusat IKMINDO dan Bidang Hukum APSAI Kabupaten Bogor ini dinilai membawa energi baru bagi pengembangan organisasi.
Ketua DPC AMKI Sukabumi Raya, Sp. Rayrobbend Swr., menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai kehadiran Dewan Pembina bukan sekadar penguatan struktural, tetapi juga menjadi sumber arahan strategis bagi organisasi.
“Dengan penuh rasa hormat, kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Haji Endi Yusuf menjadi Dewan Pembina. Ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Rayrobbend, saat memberikan keterangan Pers pada Kamis, (30/4).
Ia menambahkan, pihaknya berharap Dewan Pembina dapat aktif memberikan bimbingan, arahan, serta masukan konstruktif demi mendorong kemajuan organisasi yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam forum tersebut, AMKI Sukabumi Raya juga memaparkan rencana kerja strategis empat tahunan periode 2025–2029. Program tersebut difokuskan pada penguatan organisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pengembangan ekosistem bisnis media.
Pada tahun pertama, fokus diarahkan pada konsolidasi internal dan penguatan legalitas anggota, termasuk verifikasi badan hukum media serta pembentukan struktur organisasi yang solid hingga tingkat operasional.
Memasuki tahun kedua, organisasi akan mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) massal serta pelatihan jurnalisme konvergensi.
Selanjutnya, pada tahun ketiga, AMKI akan membuka peluang pengembangan bisnis media, termasuk pemetaan pasar iklan digital lokal serta kerja sama dengan sektor pariwisata dan industri.
Sementara itu, pada tahun keempat, fokus diarahkan pada penguatan advokasi hukum bagi anggota serta keberlanjutan organisasi melalui regenerasi kepemimpinan.
Selain penguatan internal, AMKI Sukabumi Raya juga menargetkan sinergi yang lebih luas dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Program seperti audiensi strategis dengan kepala daerah, forum dialog media, hingga kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem media yang sehat dan kredibel.
Dalam menghadapi tantangan era digital, AMKI turut menegaskan komitmennya dalam memerangi penyebaran hoaks. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah pembentukan Satgas Anti-Hoaks yang akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
Selain itu, peningkatan literasi digital juga menjadi prioritas melalui workshop keamanan siber serta pelatihan produksi konten multimedia.
Dengan dukungan Dewan Pembina yang kuat serta komitmen kolektif seluruh jajaran pengurus, AMKI Sukabumi Raya optimistis dapat menjadi organisasi media yang berdaya saing tinggi.
Rayrobbend menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar untuk membangun media lokal yang profesional dan dipercaya masyarakat.
“Kami ingin AMKI Sukabumi Raya menjadi rumah besar bagi media yang berkualitas, mampu bersaing di era digital, dan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik. Dengan bimbingan Dewan Pembina, kami yakin arah ini dapat terwujud,” tegasnya.(Red)*