Beranda
Seputar Publik / Berita

Audiensi Dindikbud Kota Serang dan Komite SMPN 4, Wacana Relokasi Sekolah Masih Sebatas Kajian

Kepala Dindikbud Kota Serang menyebut rencana relokasi SMPN 4 masih berupa wacana. Komite dan warga zonasi meminta sekolah tetap berada di lokasi saat ini.
Audiensi Dindikbud Kota Serang bersama Komite Penyelamat SMPN 4 membahas wacana relokasi sekolah dan aspirasi alumni, komite, serta warga zonasi. Audiensi Dindikbud Kota Serang bersama Komite Penyelamat SMPN 4 membahas wacana relokasi sekolah dan aspirasi alumni, komite, serta warga zonasi.

Seputarpublik.com || SERANG — Wacana rencana relokasi SMPN 4 Kota Serang dari Jalan Juhdi, Kantin, ke Jalan Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang, mencuat dalam audiensi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang dengan Komite Penyelamat (KP) SMPN 4, Rabu (30/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri menegaskan bahwa rencana relokasi sekolah tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan final.

Sebelumnya, wacana relokasi tersebut dikaitkan dengan rencana pemanfaatan lahan SMPN 4 sebagai area parkir penunjang kawasan Royal Baroe. Namun, menurut penjelasan dalam audiensi, setiap rencana pembangunan maupun perubahan pemanfaatan kawasan masih memerlukan kajian secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk warga yang berada dalam zonasi SMPN 4.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat Dindikbud Kota Serang, Ciracas, dan dihadiri seratusan massa KP SMPN 4. Mereka terdiri atas gabungan alumni SMPN 4 dari berbagai angkatan, pengurus Komite SMPN 4, serta perwakilan warga zonasi sekolah dari sejumlah kelurahan.

Dindikbud: Relokasi Masih Sebatas Wacana

Ahmad Nuri yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Dindikbud Kota Serang mengatakan, rencana relokasi sekolah tersebut masih berada pada tahap wacana.

Ia juga mengapresiasi perhatian dan masukan yang disampaikan KP SMPN 4 dalam menyikapi rencana tersebut.

“Terima kasih kami sudah diingatkan. Pada dasarnya, kami hanya akan melakukan pembangunan jika memang bermaslahat bagi masyarakat,” tegas Nuri.

Penjelasan tersebut mendapat sambutan dari para perwakilan KP SMPN 4. Meski demikian, KP SMPN 4 menyatakan akan terus mengawal perkembangan wacana relokasi tersebut hingga terdapat kepastian dari Pemerintah Kota Serang.

Ketua KP SMPN 4, Sonny Martin, menyampaikan bahwa apabila Pemkot Serang memiliki rencana menghadirkan sekolah unggulan, pihaknya berpandangan SMPN 4 dapat dikembangkan sebagai salah satu sekolah unggulan tanpa harus dipindahkan dari lokasi saat ini.

“Jika memang mau membuat SMP Unggulan, menurut hemat kami, SMPN 4 itu yang dijadikan sekolah unggulan. Jadi SMPN 4 tetap di tempat,” papar Sonny.

Komite Dorong Penambahan Sekolah Baru

Wakil Ketua KP SMPN 4, Deni Arisandi, menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak pembangunan di Kota Serang.

“Kami bukan anti pembangunan. Kami hanya ingin pembangunan di Kota Serang berjalan sesuai urgensinya,” ujar Deni.

Sementara itu, Ketua Komite SMPN 4, M Safari, menyambut baik hasil pertemuan yang diinisiasi DPRD Kota Serang tersebut.

Menurutnya, apabila Pemkot Serang ingin mendirikan SMP unggulan, opsi pembangunan sekolah baru dapat dipertimbangkan sehingga SMPN 4 tidak perlu direlokasi.

“Jika memang ingin mendirikan SMP Unggulan, saya lebih mendorong Pemkot Serang membangun saja yang baru dan tidak merelokasi SMPN 4. Dengan hadirnya SMP Negeri baru, setidaknya persoalan kurangnya daya tampung bagi lulusan SD di Kota Serang ikut teratasi,” kata pria yang akrab disapa Aang tersebut.

Warga Zonasi Sambut Hasil Audiensi

Hasil pertemuan tersebut juga mendapat respons dari perwakilan warga zonasi SMPN 4.

Ketua RW 05 Kelurahan Cimuncang, Heri Firdaus, mengatakan penjelasan dari Dindikbud memberikan ketenangan bagi murid, orang tua murid, dan masyarakat yang berada di wilayah zonasi sekolah.

“Agar wacana relokasi ini tidak berkembang lagi di kemudian hari, saya berharap SMPN 4 dijadikan saja sebagai SMP Negeri unggulan,” usul Heri.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara Dindikbud Kota Serang dengan alumni, komite sekolah, serta warga yang menyampaikan aspirasi terkait keberadaan SMPN 4.

Dari pertemuan itu, rencana relokasi SMPN 4 belum menjadi keputusan final dan masih memerlukan kajian serta pembahasan lebih lanjut dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Usai berdialog dengan jajaran pejabat Dindikbud Kota Serang, massa KP SMPN 4 kemudian melakukan ziarah ke makam Kesultanan Banten di kawasan Banten Lama.

*Penulis: Redaksi