Penata Suara Terbaik:
Mohamad Ikhsan, Anhar Moha (“Pengabdi Setan 2: Comunnion”)
Pemeran Pendukung Pria Terbaik:
Slamet Rahardjo Djarot (“Cinta Pertama, Kedua & Ketiga”)
Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik:
Putri Marino (“Losmen Bu Broto”)
Film Animasi Pendek Terbaik:
“Blackout”
Film Cerita Pendek Terbaik:
“Dancing Colors”
Penyunting Gambar Terbaik:
Akhmad Fesdi Anggoro (“Before, Now & Then (Nana)”)
Penata Efek Visual Terbaik:
Abby Eldipie (“Pengabdi Setan 2: Communion”)
Penata Busana Terbaik:
Gemailla Gea Geriantiana (“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”)
Penata Rias Terbaik:
Eba Sheba (“Kadet 1947”)
Pengarah Artistik Terbaik:
Vida Sylvia (“Before, Now & Then (Nana)”)
Film Dokumenter Pendek Terbaik:
“Gimbal” – Sidiq Ariyadi
Film Dokumenter Panjang Terbaik;
“Ininnawa: An Island Calling” – Afran Sabran
Pengarah Sinematografi Terbaik:
Batara Goempar, I.C.S (“Before, Now & Then (Nana)”)
Penata Musik Terbaik:
Ricky Lionardi (“Before, Now & Then (Nana)”)
Pencipta Lagu Tema Terbaik:
Andi Rianto dan Monty Tiwa (Lagu: “Melangkah”)
Pemeran Utama Pria Terbaik:
Marthino Lio (“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”)
Pemeran Utama Perempuan Terbaik:
Ladya Cheryl (“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”)
Sutradara Terbaik:
Edwin (“Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”)
Film Cerita Panjang Terbaik:
“Before, Now & Then (Nana))”
Karya Kritik Film Terbaik:
Perempuan Sebagai Ilusi: Politik Seksual Film “Love For Sale”
Penghargaan Seumur Hidup
Rima Melati
Aktris Pilihan Penonton
Aghniny Haque
Aktor Pilihan Penonton Penghargaan Benyamin Sueb
Vino G Bastian
Film Pilihan Penonton
“Mencuri Raden Saleh”
Komentar