Seputar Publik / Berita

Cegah Banjir Berulang, PTPN IV PalmCo Kerahkan Ekskavator Normalisasi Saluran Air di Labuhanbatu

Mengantisipasi risiko luapan air saat curah hujan meningkat, PTPN IV PalmCo melakukan pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air di Desa Meranti Paham, Labuhanbatu, melalui koordinasi dengan unit kebun dan pemerintah desa.
PTPN IV PalmCo mengerahkan ekskavator untuk menormalisasi saluran air di Desa Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, sebagai langkah mitigasi dini menghadapi potensi luapan air saat musim hujan. PTPN IV PalmCo mengerahkan ekskavator untuk menormalisasi saluran air di Desa Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, sebagai langkah mitigasi dini menghadapi potensi luapan air saat musim hujan.

Di lapangan, pekerjaan normalisasi saluran air dilakukan melalui koordinasi teknis antara Kebun Meranti Paham dan Kebun Ajamu. Alat berat dikerahkan untuk menangani titik-titik penyumbatan atau *bottleneck*, khususnya pada persimpangan saluran air desa.

Lokasi tersebut diketahui berpotensi mengalami luapan dan menggenangi jalan poros desa ketika debit air meningkat secara signifikan. Pendangkalan akibat sedimentasi serta tumpukan sampah dan ranting menjadi sejumlah faktor yang dapat menghambat kelancaran aliran air.

Kepala Desa Meranti Paham, Sohadi, yang memantau langsung pekerjaan di lokasi, menyampaikan apresiasi atas respons PTPN IV PalmCo dalam mendukung upaya mitigasi banjir di wilayahnya.

Menurut Sohadi, pendangkalan sungai dan penyumbatan saluran oleh sampah kerap menjadi persoalan bagi warga setiap kali musim hujan tiba. Karena itu, penanganan menggunakan alat berat dinilai membantu mengatasi hambatan aliran air yang sulit ditangani secara manual.

“Mewakili masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan gerak cepat PTPN IV. Kegiatan normalisasi menggunakan alat berat ini sangat berdampak nyata dalam memperkecil risiko penyumbatan yang kerap memicu banjir ke pemukiman,” tutur Sohadi.

Ia berharap sinergi antara pihak perkebunan dan masyarakat desa dapat terus berlanjut, tidak hanya dalam penanganan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.

“Kami berharap kolaborasi tanggap lingkungan seperti ini terus berjalan konsisten, sehingga daya dukung lingkungan sekitar kebun tetap terjaga dan masyarakat merasa lebih tenang menghadapi cuaca ekstrem,” tutupnya.

Melalui langkah normalisasi tersebut, PTPN IV PalmCo dan pemerintah desa diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelancaran saluran air serta mengurangi risiko genangan dan luapan air di sekitar wilayah operasional perusahaan dan permukiman warga.(Red.)*

Tulis Komentar

Komentar