Seputar Publik / Berita

Mayoritas Infrastruktur Pascabencana Sumatera Pulih, Jalan Nasional dan Logistik Kembali Normal

Satgas PRR mencatat 94 persen jalan daerah dan 67 persen jembatan terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah kembali berfungsi, mempercepat pemulihan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunjukkan progres signifikan, dengan mayoritas jalan dan jembatan kembali berfungsi untuk mendukung konektivitas dan distribusi logistik. Pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunjukkan progres signifikan, dengan mayoritas jalan dan jembatan kembali berfungsi untuk mendukung konektivitas dan distribusi logistik.

Seputarpublik.com || JAKARTA – Proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatera terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah memastikan pemulihan konektivitas sosial dan ekonomi masyarakat berjalan signifikan, terutama di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 11 Mei 2026, sekitar 94 persen dari total 2.421 ruas jalan daerah yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah kembali beroperasi secara fungsional. Sementara itu, sekitar 67 persen dari 1.181 unit jembatan daerah terdampak juga telah dapat difungsikan kembali.

Tak hanya itu, seluruh jalan dan jembatan nasional yang sempat terdampak bencana kini dilaporkan telah 100 persen beroperasi secara fungsional, sehingga distribusi logistik dan mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Juru Bicara Satgas PRR, Amran, menyampaikan bahwa progres pemulihan infrastruktur di lapangan telah mendekati tahap penyelesaian, termasuk pekerjaan pembersihan lumpur yang sempat menutup saluran irigasi dan drainase di sekitar area terdampak.

Tulis Komentar

Komentar