Seputar Publik Jakarta, – Babak baru dinamika kepengurusan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) yang berawal sejak Musyawarah Nasional (Munas) Desember 2014, kini memasuki fase akhir penyelesaiannya. Setelah Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) memutuskan hasil sengketa yang diajukan oleh 13 Pengprov PSTI, Koni Pusat akhirnya mengambil alih kepengurusan PSTI periode 2021–2025.
Sebagai tindak lanjut, Koni Pusat menunjuk caretaker berdasarkan SK No. 148 Tahun 2025, yang diketuai oleh Kepala Bidang Organisasi Koni Pusat, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Soepriyanto, untuk menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Nasional PSTI yang akan digelar pada 1 November 2025.
Tahapan pelaksanaan telah dimulai sejak 25 Oktober 2025, melalui rapat koordinasi dan konsultasi yang dihadiri oleh 33 utusan Pengprov PSTI se-Indonesia. Dalam rapat tersebut, panitia juga menyebarkan formulir persyaratan bagi bakal calon Ketua Umum.
Pada 27 Oktober 2025, salah satu bakal calon Ketua Umum PSTI periode 2025–2029, H. Surianto, secara resmi mengambil formulir pendaftaran. Ia datang bersama tujuh Pengprov pendukung, yakni DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Lampung.
Bertempat di ruang sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) lantai 11 Gedung Koni Pusat, H. Surianto beserta rombongan diterima langsung oleh Ketua TPP, Brigjen TNI (Purn) Purwadi.
Komentar