Seputar Publik / Berita

Donny Fattah Meninggal Dunia, Legenda Bass God Bless yang Sempat Konsumsi 32 Jenis Obat Setiap Hari

Musisi rock legendaris Indonesia berpulang setelah berjuang melawan sarkopenia, penyumbatan vaskuler, dan penyakit autoimun, meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan musik rock Tanah Air sejak era 1970-an
Dunia musik Indonesia berduka atas meninggalnya bassist legendaris Donny Fattah, pilar band rock God Bless yang dikenal luas sejak era 1970-an. Sebelum wafat, Donny diketahui berjuang melawan sejumlah penyakit dan harus mengonsumsi hingga 32 jenis obat setiap hari. Dunia musik Indonesia berduka atas meninggalnya bassist legendaris Donny Fattah, pilar band rock God Bless yang dikenal luas sejak era 1970-an. Sebelum wafat, Donny diketahui berjuang melawan sejumlah penyakit dan harus mengonsumsi hingga 32 jenis obat setiap hari.

Seputarpublik.com, JAKARTAKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Bassist legendaris Donny Fattah meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026). Musisi yang dikenal sebagai salah satu pilar band rock legendaris God Bless tersebut meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan musik rock Tanah Air.

Sebelum meninggal dunia, Donny Fattah diketahui tengah berjuang melawan sejumlah penyakit serius yang menyerang bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah.

Dalam sebuah kesempatan pada Mei 2025, Donny Fattah mengungkapkan bahwa dirinya harus mengonsumsi puluhan obat setiap hari untuk mengendalikan kondisi kesehatannya.

“Dapat banyak obat sih, justru terlalu banyak obat. Ada 32 jenis obat untuk tiga penyakit, tapi ya campur, ada vitamin, ada obat kimia. Sudah berjalan hampir dua tahun sebenarnya,” ujar Donny saat itu.

Menurut Donny, penyakit yang dideritanya meliputi sarkopenia atau pengecilan otot pada kaki, penyumbatan vaskuler, serta penyakit autoimun. Kondisi tersebut membuat bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah menjadi lemah.

“Alhamdulillah kalau buat tubuh bagian atas saya normal, baik sekali. Yang saya kena itu dari pinggang ke bawah. Jadi itu agak lemah karena ada tiga penyakit, sarkopenia pengecilan otot kaki, kemudian penyumbatan vaskuler dan autoimun,” jelasnya.

Tulis Komentar

Komentar