Seputar Publik / Berita

Tito Karnavian Minta Pemda Percepat Data Korban, Penyaluran Bansos Pascabencana Sumatera Capai Hampir Rp900 Miliar

Ketua Satgas PRR menegaskan kelengkapan data dari daerah menjadi kunci percepatan bantuan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan Pidie Jaya menjadi penerima bantuan terbesar pada tahap pertama
Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan kelengkapan data dari pemerintah daerah menjadi kunci percepatan penyaluran bantuan hampir Rp900 miliar bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan Pidie Jaya sebagai penerima bantuan terbesar pada tahap pertama. Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan kelengkapan data dari pemerintah daerah menjadi kunci percepatan penyaluran bantuan hampir Rp900 miliar bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan Pidie Jaya sebagai penerima bantuan terbesar pada tahap pertama.

Seputarpublik.com, Pidie Jaya — Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa kecepatan dan kelengkapan data dari pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam percepatan penyaluran bantuan bagi korban bencana di wilayah Sumatera.

Hal tersebut disampaikan Tito Karnavian saat penyerahan bantuan, santunan ahli waris, bantuan korban luka, jaminan hidup, bantuan isi hunian, serta bantuan stimulan sosial ekonomi kepada korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Jumat (6/3/2026).

Menurut Tito Karnavian, pemerintah pusat memprioritaskan daerah yang paling cepat mengirimkan data korban terdampak untuk menerima bantuan lebih dahulu.

“Strateginya sederhana, siapa yang paling cepat mengirimkan data, dia juga yang paling cepat kita kirimkan bantuan sosialnya,” kata Tito.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tahap pertama mencapai hampir Rp900 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar separuhnya dialokasikan untuk wilayah Aceh.

Kabupaten Pidie Jaya menjadi daerah yang menerima bantuan terbesar karena dinilai paling cepat dan paling lengkap dalam menyerahkan data korban terdampak kepada pemerintah pusat.

Tulis Komentar

Komentar