Seputar Publik Jakarta – Proyek rehabilitasi Mess Kampar Jakarta milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, Riau, yang berlokasi di Jl. Kepu Dalam, Kemayoran, Jakarta Pusat, tengah jadi sorotan tajam.
Pantauan di lapangan mengungkap dugaan penyimpangan serius: material yang dipakai berbeda dari dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta tidak ada papan proyek yang seharusnya menjadi kewajiban dalam setiap pekerjaan pemerintah.
RAB Tulis Aluminium, Lapangan Pakai Hollow
Salah satu item pekerjaan proyek ini adalah pemasangan partisi kaca bagian luar. Sesuai RAB, rangka partisi seharusnya menggunakan aluminium. Namun, hasil pengecekan langsung di lokasi menunjukkan penggunaan besi hollow galvanis.
“Kalau di RAB pakai aluminium tapi di lapangan diganti besi hollow, itu jelas pelanggaran. Dampaknya bisa ke kekuatan, keamanan, bahkan umur bangunan,” tegas tokoh muda Kampar di Jakarta, Yurnalis, Rabu (13/8/2025).
Alasan Teknis PUPR Kampar Dinilai Janggal
Kabid Cipta Karya PUPR Kampar, Erizal, membantah bahwa perubahan material ini untuk menghemat biaya. Ia beralasan harga aluminium dan besi hollow galvanis di pasaran relatif sama, dan hollow dipilih karena dianggap mampu menahan beban kaca serta rangka di selasar lantai I dan lantai III yang rawan terpaan angin.
Komentar