“Fakta digital ini mengundang pertanyaan besar dari masyarakat mengenai asas pemerataan kesempatan bagi kontraktor lokal lainnya di Kota Serang,” tambah Yuditya.
Namun, penunjukan penyedia yang sama dalam beberapa tahun anggaran tidak dengan sendirinya membuktikan adanya monopoli atau pelanggaran. Penilaiannya memerlukan pemeriksaan terhadap jenis pekerjaan, metode pengadaan, persyaratan, hasil evaluasi, dan dokumen kontrak terkait.
FOSMAB Desak Inspektorat Lakukan Audit Kepatuhan
FOSMAB menyatakan tetap menghormati asas praduga tak bersalah dalam menyampaikan kritik dan tuntutannya. Organisasi tersebut meminta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), khususnya Inspektorat, menindaklanjuti persoalan yang dipertanyakan melalui pemeriksaan kepatuhan atau probity audit sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
FOSMAB juga menyatakan akan mengerahkan massa lebih banyak dan bertahan hingga sore hari apabila tuntutan mereka belum memperoleh tanggapan yang dianggap memadai.
Bagi FOSMAB, langkah tersebut merupakan bagian dari kontrol sosial masyarakat untuk mendorong transparansi pengadaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.
Organisasi itu berharap pemeriksaan dapat memberikan kejelasan mengenai kesesuaian proses pengadaan dengan peraturan, sekaligus memastikan penggunaan anggaran berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menunggu Klarifikasi DPRD Kota Serang
Hingga berita ini disusun, redaksi masih berupaya menghubungi Sekretaris DPRD dan Ketua DPRD Kota Serang untuk memperoleh tanggapan resmi mengenai dugaan pemecahan paket pengadaan, data penyedia, serta tuntutan audit yang disampaikan FOSMAB.
Klarifikasi dari pihak terkait diperlukan agar pemberitaan mengenai persoalan ini tetap berimbang dan publik memperoleh informasi dari seluruh pihak yang berkepentingan.
Perkembangan rencana aksi pada 14 Oktober 2026 serta tanggapan resmi dari pihak DPRD dan Inspektorat akan menjadi bagian penting untuk menjelaskan persoalan tersebut secara lebih menyeluruh.(Red.)*
(Redaksi Seputarpublik.com)
Komentar