Seputar Publik / Berita

GESIT 7 UHAMKA Hadirkan Sutradara Tommy Dewo, Dorong Mahasiswa Lestarikan Budaya Lewat Film

Talkshow dan pemutaran film di FISIP UHAMKA menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami sinema sebagai media pelestarian budaya, edukasi, dan pengembangan industri kreatif Indonesia.
Sutradara Tommy Dewo berbagi pengalaman dan inspirasi kepada mahasiswa UHAMKA dalam GESIT 7 bertema Sutradara Tommy Dewo berbagi pengalaman dan inspirasi kepada mahasiswa UHAMKA dalam GESIT 7 bertema "Merajut Budaya dalam Frame Cinema".

“Film merupakan salah satu media komunikasi yang sangat efektif dalam menyampaikan nilai-nilai budaya, pendidikan, dan kemanusiaan. Saya berharap mahasiswa FISIP UHAMKA terus mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian untuk berkarya dan berinovasi melalui berbagai platform media, termasuk film,” ungkapnya.

Puncak kegiatan menghadirkan Tommy Dewo yang membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya di industri perfilman Indonesia. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai tahapan produksi film mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi.

Tommy juga menekankan pentingnya kerja sama tim, komunikasi yang efektif, serta kemampuan menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul selama proses produksi film berlangsung.

Selain membahas aspek teknis perfilman, Tommy mengajak peserta memahami bahwa budaya Indonesia dapat dikemas secara menarik melalui medium sinema. Menurutnya, budaya tidak hanya terbatas pada tradisi atau adat tertentu, tetapi juga mencerminkan kehidupan masyarakat yang terdokumentasikan melalui karya film.

Melalui tema “Merajut Budaya dalam Frame Cinema”, peserta diajak memahami bahwa film memiliki peran strategis sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus media komunikasi yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Sesi talkshow berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Berbagai pertanyaan mengenai proses kreatif penyutradaraan, tantangan industri perfilman Indonesia, hingga strategi mengangkat budaya lokal ke layar lebar menjadi topik diskusi yang menarik sepanjang kegiatan.

GESIT 7 menjadi bukti komitmen Cinematography FISIP UHAMKA dalam menghadirkan ruang edukatif dan inspiratif bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di bidang perfilman dan komunikasi visual.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang mampu memanfaatkan film sebagai media kreatif untuk menyampaikan gagasan, menjaga nilai budaya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

GESIT 7 tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu tentang sinema, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa budaya Indonesia dapat terus hidup, berkembang, dan dikenal lebih luas melalui karya-karya film yang berkualitas.

*(Penulis: Adna Fika Ardelia)

Tulis Komentar

Komentar