Seputar Publik / Otomotif

GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Menperin: Pameran Ini Gambarkan Masa Depan Mobilitas Indonesia

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita membuka GIIAS 2026 di ICE BSD City. Lebih dari 65 merek otomotif global hadir menampilkan inovasi kendaraan, elektrifikasi, dan teknologi mobilitas masa depan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara resmi membuka GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini menghadirkan lebih dari 65 merek otomotif global dengan berbagai inovasi kendaraan dan teknologi mobilitas masa depan. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara resmi membuka GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini menghadirkan lebih dari 65 merek otomotif global dengan berbagai inovasi kendaraan dan teknologi mobilitas masa depan.

Seputarpublik.com || TANGERANG – Pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Dalam sambutannya, Agus Gumiwang menegaskan bahwa GIIAS tidak hanya menjadi ajang peluncuran kendaraan baru maupun transaksi otomotif, tetapi juga menjadi gambaran arah perkembangan industri otomotif nasional dan masa depan mobilitas Indonesia.

> "Bagi saya, GIIAS bukan sekadar ajang pameran, apalagi hanya tempat transaksi kendaraan. GIIAS adalah wajah masa depan mobilitas Indonesia yang diperlihatkan lebih dahulu sebelum benar-benar hadir di jalan-jalan Indonesia," ujar Agus Gumiwang saat membuka GIIAS 2026.

Menurutnya, berbagai inovasi yang ditampilkan dalam pameran tersebut mencerminkan pesatnya perkembangan teknologi kendaraan, elektrifikasi, digitalisasi industri otomotif, hingga transformasi mobilitas yang terus berkembang secara global.

Agus menilai, kehadiran teknologi otomotif terbaru di GIIAS menunjukkan bahwa Indonesia terus mengikuti perkembangan industri otomotif dunia sekaligus memperkuat daya saing sektor manufaktur nasional.

Tulis Komentar

Komentar