Beranda
Seputar Publik / Megapolitan

Gubernur KDM Pimpin Rakor Persiapan Porprov XV Jabar, Kota Bekasi Jadi Tuan Rumah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026). Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Seputarpublik.comKOTA BEKASI - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat di Aula Nonon Sontanie, Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026).

Rakor tersebut dihadiri para kepala daerah se-Jawa Barat sebagai bagian dari upaya mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan Porprov XV, mulai dari kesiapan venue, sarana dan prasarana, atlet, hingga penyelenggaraan pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa Kota Bekasi terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh fasilitas olahraga yang menjadi venue pertandingan dalam kondisi siap dan representatif.

Sejumlah pembangunan dan peningkatan fasilitas olahraga terus dikebut, di antaranya penyelesaian gedung olahraga enam lantai, pembangunan gedung voli dan bulutangkis baru, fasilitas basket, serta sarana pendukung cabang olahraga sepak bola di Lapangan Multiguna.

Kota Bekasi juga telah menyiapkan skate park bertaraf internasional. Sementara untuk cabang atletik, fasilitas yang tersedia telah rampung dengan standar internasional. Pemerintah Kota Bekasi juga tengah menyelesaikan pembangunan fasilitas panjat tebing dengan nilai sekitar Rp 5 miliar serta menyiapkan lapangan voli pasir di kawasan Bantargebang.

“Kita terus melakukan upaya penuh untuk memastikan seluruh venue siap. Mulai dari gedung olahraga, voli, bulutangkis, basket, sepak bola, skate park, atletik, panjat tebing sampai voli pasir,” ujar Tri.

Pada pelaksanaan Porprov XV, Kota Bekasi menjadi salah satu daerah dengan jumlah cabang olahraga yang cukup besar. Kota Bekasi akan mempertandingkan 47 cabang olahraga, sementara Kota Bogor 28 cabang olahraga dan Kota Depok 13 cabang olahraga.

Tri menegaskan, keikutsertaan dalam Porprov XV tidak semata-mata ditujukan untuk menyukseskan penyelenggaraan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet Jawa Barat menuju ajang olahraga yang lebih tinggi.

“Keikutsertaan kegiatan Porprov XV ini bagian dari persiapan PON, setelah itu Asian Games. Kita pastikan bibit atlet Jawa Barat tidak kekurangan, baik melalui KONI maupun pemerintah daerah,” katanya.

Dari sisi dukungan anggaran, Tri menyampaikan Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan sekitar Rp65 miliar untuk kebutuhan penyelenggaraan, sementara Rp70 miliar dialokasikan untuk kesiapan atlet, sehingga total dukungan mencapai sekitar Rp135 miliar.

Menurut Tri, berbagai persiapan yang dilakukan Kota Bekasi merupakan bagian dari orkestrasi besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Ia menilai sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan Porprov XV.

“Upaya yang kita lakukan ini bagian dari sebuah orkestrasi yang dibangun oleh Gubernur. Ada keteladanan dalam pola kerja dan inisiasi dari Gubernur, bagaimana seluruh daerah bisa bergerak bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kesiapan seluruh daerah dalam mendukung pelaksanaan Porprov XV. Kota Bekasi dinilai telah menunjukkan kesiapan dari sisi sarana dan prasarana.

Tri juga menyampaikan harapannya agar seremoni pembukaan Porprov XV dapat menjadi momentum yang kuat dan membanggakan. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat diberikan dalam pelaksanaan pembukaan, sehingga kemeriahan seremoni mampu membangun semangat masyarakat dan para atlet.

“Tentu kita berharap seremoni pembukaan juga menjadi bagian yang luar biasa. Semangatnya ada di pembukaan, tetapi yang paling utama adalah proses pelaksanaan pekan olahraganya harus bagus,” jelas Dedi Mulyadi

Ia menegaskan, hal terpenting bagi Kota Bekasi adalah memastikan seluruh venue dalam kondisi rapi, layak, dan mampu mendukung pelaksanaan pertandingan dengan baik.

“Yang paling utama venue rapi. Karena bagi Kota Bekasi, sarana dan prasarana olahraga merupakan sebuah keharusan. Apa yang kita bangun ini bukan hanya untuk Porprov, tetapi juga menjadi modal dan investasi olahraga Kota Bekasi ke depan,” Jelas Gubernur Jawa Barat.

(*/AZ)