Pra-Kongres ini sukses menelurkan berbagai rancangan materi dan ketetapan, di antaranya Rancangan Keputusan Ketetapan Adat MAPKB tentang Kaidah Kelembagaan Adat MAPKB, Rancangan Keputusan Ketetapan Adat MAPKB tentang Kaidah Kepemimpinan Adat MAPKB, serta Rancangan Ketetapan MAPKB tentang Rekomendasi Majelis Kaum Betawi. Semua rancangan materi dan ketetapan itu akan disempurnakan oleh tim khusus yang bakal dibentuk kemudian, guna dibawa ke persidangan Kongres MAPKB 9 Juni 2023 mendatang.
Di akhir acara Pra-Kongres, Ketua Panitia Riano P. Ahmad menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mensukseskan perhelatan ini. Meski sidang-sidang di tiga Komisi sempat berlangsung alot, namun semangat untuk menghasilkan yang terbaik tetap tinggi.

Seperti disitir berulangkali selama pelaksanaan Pra-Kongres oleh Ketua MAPKB: “Kalau Mau Maju, Betawi Harus Bersatu”. Frasa yang seolah jadi mantera yang menguatkan hati.
Perlu di ketahui, MAPKB dideklarasikan pada Kamis, 22 Desember 2022 lalu yang di pimpin oleh H. Marullah Matali, yang menjabat sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata. Penandatanganan deklarasi MAPKB di laksanakan secara simbolis dan di saksikan oleh ( Pj ) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, sekaligus menyatukan Bamus Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982. (hel)
Komentar